Senin, 20 April 2009
Menara Kembar dan Tempat Pemujaan Umat India di Malaysia
Diposting oleh http://erwin.com di 06.19 1 komentar
Jumat, 10 April 2009
Sejarah Pesawat
Burung besi bernama pesawat terbang memang bukan barang aneh lagi di zaman modern ini. Ternyata, perjalanan sejarah pesawat terbang dari pertama kali dibuat hingga tercipta pesawat terbang masa kini dengan segala kecanggihannya telah cukup panjang, yaitu 100 tahun.
Sejarah itu dimulai ketika seabad silam Orville Wright berhasil menerbangkan sebuah pesawat kecil di North Carolina, Amerika Serikat. Namun, penerbangan itu cuma berlangsung selama 12 menit. Walau hanya sebentar ini merupakan penerbangan pertama dengan pesawat terbang bermotor.
Selain itu, penerbangan perdana ini juga merupakan moment penting yang membuka jalan menuju era penerbangan modern. Walau bentuknya masih sangat sederhana, pesawat ini merupakan buah pemikiran mendalam dengan serangkaian uji coba yang dilakukan selama tiga tahun.
Pesawat dengan empat sayap ini juga merupakan buah dari kecintaan Orville dan saudaranya Wilbur Wright pada segala hal yang terbang di udara. Salah satu benda ’terbang’ yang mereka sukai adalah layang-layang. Tak heran, saat masih anak-anak Wright bersaudara banyak menghabiskan waktunya dengan bermain layang-layang.
Ketika beranjak remaja, mereka mulai gemar mengamati burung. Mereka melihat, burung menjaga keseimbangan dengan cara memutar-mutarkan ujung sayapnya. Karena itu, Orville dan Wilbur sengaja mendesain sayap pesawat mereka agak bengkok. Dengan cara ini, pesawat mereka bisa belok.
Pada tahun 1902, desain pesawat mereka makin sempurna. Percobaan demi percobaan pun dilakukan. Akhirnya, pada pagi hari 17 Desember 1903, pesawat mereka yang dilengkapi motor sederhana dapat mengudara.
Sebelum Wright bersaudara, sebenarnya ada beberapa orang yang telah berusaha menciptakan pesawat terbang. Tapi hasil upaya mereka tidak secemerlang Wright bersaudara. Pada akhir tahun 1840-an misalnya, Sir George Cayley dari Inggris membuat pesawat terbang layang yang bisa mengangkut satu orang ketika mengudara setelah ditarik.
Kemudian pada tahun 1890-an, seorang warga Jerman, Otto Lilienthal mengudara dengan pesawat gantole. Lebih dari 2.000 kali, Lilienthal menerbangkan gantolenya dari puncak bukit. Tapi akhirnya, ia mengalami kecelakaan dan tewas setelah gantolenya mendadak ’mogok’ di udara.
Sejak keberhasilan Wright bersaudara menerbangkan pesawat bermotornya, teknologi penerbangan maju dengan cepat. Pada tahun 1947, terjadi kemajuan yang sangat berarti. Pilot asal Amerika, Chuck Yeager berhasil menerbangakn pesawat melebihi kecepatan suara. Padahal sebelumnya, orang sangat yakin bahwa pesawat tidak akan mungkin terbang lebih cepat dari kecepatan suara. (internet)
Sejarah itu dimulai ketika seabad silam Orville Wright berhasil menerbangkan sebuah pesawat kecil di North Carolina, Amerika Serikat. Namun, penerbangan itu cuma berlangsung selama 12 menit. Walau hanya sebentar ini merupakan penerbangan pertama dengan pesawat terbang bermotor.
Selain itu, penerbangan perdana ini juga merupakan moment penting yang membuka jalan menuju era penerbangan modern. Walau bentuknya masih sangat sederhana, pesawat ini merupakan buah pemikiran mendalam dengan serangkaian uji coba yang dilakukan selama tiga tahun.
Pesawat dengan empat sayap ini juga merupakan buah dari kecintaan Orville dan saudaranya Wilbur Wright pada segala hal yang terbang di udara. Salah satu benda ’terbang’ yang mereka sukai adalah layang-layang. Tak heran, saat masih anak-anak Wright bersaudara banyak menghabiskan waktunya dengan bermain layang-layang.
Ketika beranjak remaja, mereka mulai gemar mengamati burung. Mereka melihat, burung menjaga keseimbangan dengan cara memutar-mutarkan ujung sayapnya. Karena itu, Orville dan Wilbur sengaja mendesain sayap pesawat mereka agak bengkok. Dengan cara ini, pesawat mereka bisa belok.
Pada tahun 1902, desain pesawat mereka makin sempurna. Percobaan demi percobaan pun dilakukan. Akhirnya, pada pagi hari 17 Desember 1903, pesawat mereka yang dilengkapi motor sederhana dapat mengudara.
Sebelum Wright bersaudara, sebenarnya ada beberapa orang yang telah berusaha menciptakan pesawat terbang. Tapi hasil upaya mereka tidak secemerlang Wright bersaudara. Pada akhir tahun 1840-an misalnya, Sir George Cayley dari Inggris membuat pesawat terbang layang yang bisa mengangkut satu orang ketika mengudara setelah ditarik.
Kemudian pada tahun 1890-an, seorang warga Jerman, Otto Lilienthal mengudara dengan pesawat gantole. Lebih dari 2.000 kali, Lilienthal menerbangkan gantolenya dari puncak bukit. Tapi akhirnya, ia mengalami kecelakaan dan tewas setelah gantolenya mendadak ’mogok’ di udara.
Sejak keberhasilan Wright bersaudara menerbangkan pesawat bermotornya, teknologi penerbangan maju dengan cepat. Pada tahun 1947, terjadi kemajuan yang sangat berarti. Pilot asal Amerika, Chuck Yeager berhasil menerbangakn pesawat melebihi kecepatan suara. Padahal sebelumnya, orang sangat yakin bahwa pesawat tidak akan mungkin terbang lebih cepat dari kecepatan suara. (internet)
Diposting oleh http://erwin.com di 06.46 0 komentar
Jumat, 03 April 2009
Nama-Nama dan Peringkat Kelas VA
Selamat bagi yang juara, bagi yang belum terus berusaha
dengan belajar sebaik mungkin lagi!
Diposting oleh http://erwin.com di 05.33 0 komentar
Oya nama-namanya disusun kacau
Cari sendiri namanya ya….
Selamat menikmati !!!!
oeshaYn nMarahde (17)
ceVinnt abSiaastn (13)
H rislPlaci (4)
soVinn Treanthe (18)
ndCay geAnlia (23)
grInid H Sri (24)
Siahan (22)
eoGfani (3)
ivWan stGuian (30)
rJrey naAnta (11)
idDav (6)
nTaia S (7)
iLly C (16)
tNahasa Eka P (10)
ansFriskus T (21)
liSam H (8)
nChedy (25)
vKein (31)
sJuon (9)
aEv T.D (27)
viLiani (5)
reVen T (28)
niDelan Hedri (1)
aImn A (15)
elscaShin H (20)
sDei R (29)
bFeby P (12)
gSui H (19)
liCena (14)
hiSlrey (2)
rTi kEa (32)
liErna (26)
Cari sendiri namanya ya….
Selamat menikmati !!!!
oeshaYn nMarahde (17)
ceVinnt abSiaastn (13)
H rislPlaci (4)
soVinn Treanthe (18)
ndCay geAnlia (23)
grInid H Sri (24)
Siahan (22)
eoGfani (3)
ivWan stGuian (30)
rJrey naAnta (11)
idDav (6)
nTaia S (7)
iLly C (16)
tNahasa Eka P (10)
ansFriskus T (21)
liSam H (8)
nChedy (25)
vKein (31)
sJuon (9)
aEv T.D (27)
viLiani (5)
reVen T (28)
niDelan Hedri (1)
aImn A (15)
elscaShin H (20)
sDei R (29)
bFeby P (12)
gSui H (19)
liCena (14)
hiSlrey (2)
rTi kEa (32)
liErna (26)
Diposting oleh http://erwin.com di 05.25 0 komentar
Kamis, 19 Maret 2009
Singkat Biografi Terbaru
Erwin Hartono lahir di Pekanbaru 4 Desember 1975. Menamatkan SD Negeri 027 Pekanbaru (1989), SMP Negeri 17 Pekanbaru (1992), SMA Negeri 2 Pekanbaru (1995) dan meraih gelar Sarjana Pendidikan (S1) FKIP Unri Pekanbaru (1999). Ketika kuliah, bergabung dengan sanggar teater “Bengkel Teater Bersama” (BTB) Taman Budaya Riau. Semasa kuliah bersama teman-teman mementaskan teater di Hotel Sri Indrapura.
Tahun 1992-1995 menjadi anggota Marching Band Gema Wana Bakti (GWB) Kehutanan Pekanbaru. Sejak tahun 2000 menjadi wartawan Riau Mandiri. Berbagai jabatan di dunia jurnalistik pernah dipercayakan. Menjadi Kepala Pusat Pendidikan Penelitian dan Pengembangan Harian Riau Mandiri. Pernah juga menjabat Redaktur Bidang Opini, Budaya, Olahraga, Hiburan dan Rileks, Internasional, IPTEK dan Kesehatan Harian Riau Mandiri dan Riau Express.
Sejak tahun 2003 hingga awal 2005 menjadi Wakil Redaktur Pelaksana (Waredpel) harian Riau Express. Tahun 2005 dipercaya menjadi Kabiro Riau Mandiri di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Awal 2007 menjadi Redaktur Harian Metro Riau. Tahun 2008-sekarang menjadi wartawan Mingguan Sinar. Sejak tahun 2002 hingga saat ini menjadi Guru SD di Yayasan Kristen Kalam Kudus Pekanbaru. Menjadi penanggung jawab majalah dinding dan Ketua Sanggar Seni Kemilau Kalam Kudus Pekanbaru. Kepala Biro (Kabiro) Humas Partai Indonesia Baru (PIB) Pekanbaru (2006-2007). Ketua Partai PNI Massa Marhaen Kota Pekanbaru (2008). Tahun 2009 ikut menjadi Caleg DPRD Kota Pekanbaru dari Partai Merdeka. Tahun 2009 Pengurus Mahkamah Adat Bineka Tunggal Ika Provinsi Riau.
Karya-karyanya berupa cerpen, puisi, artikel sosial dan essay kebudayaan telah diterbitkan di sejumlah media massa, antara lain, Riau Pos, Majalah Budaya Sagang, Riau Mandiri, Riau Express, Metro Riau dan Bahana Mahasiswa Unri.
Selain itu, pernah memenangkan sayembara penulisan Kritik Sastra di Dewan Kesenian Riau sebagai Juara III (2001) dengan judul kritik: “Reformasi Pelacur” dalam karya Eddy Ahmad RM. Mengikuti berbagai diklat, seminar dan diskusi sastra, masalah lingkungan dan sosial politik.
Karya-karya yang telah dibukukan berupa: Antologi Puisi “Lima Wajah” (Unri Press 2002). Antologi Cerpen “Terbang Malam” (Yayasan Sagang, Pekanbaru 2002). Antologi Puisi Rohani (Tirta Kencana 2004) dan Antologi Cerpen “Satu Abad Cerpen Riau” (Yayasan Sagang 2004), Penyusun Buku Kumpulan Puisi “Kemilau Emas di Bangku Sekolah” (Yayasan Kalam Kudus Indonesia 2006), Penyusun Buku Antologi Cerita dan Puisi “Fajar Gemilang di Bangku Sekolah” (Yayasan Kalam Kudus Indonesia 2007), Penyusun Buku Antologi Cerita dan Puisi “Mutiara Berkilau Terangi Masa Depan” (Yayasan Kalam Kudus Indonesia 2008).
Menjadi editor sejumlah buku, di antaranya: “Etnis Cina: Antara Mengangkat Batang Terendam dan Lahan Pemerasan” (Nyoto, Unilak Press 2002), “Rekonstruksi Problematika Minoritas Tionghoa di Indonesia: Berbagai Kasus, Inpres, Keppres, Undang-undang dan Peraturan Diskriminasi” (Nyoto, Unri Press 2002), “Si Anak Tiri Republik: Fenomena Kehidupan Sosial Politik” (Nyoto, Unri Press 2005).
Tahun 1992-1995 menjadi anggota Marching Band Gema Wana Bakti (GWB) Kehutanan Pekanbaru. Sejak tahun 2000 menjadi wartawan Riau Mandiri. Berbagai jabatan di dunia jurnalistik pernah dipercayakan. Menjadi Kepala Pusat Pendidikan Penelitian dan Pengembangan Harian Riau Mandiri. Pernah juga menjabat Redaktur Bidang Opini, Budaya, Olahraga, Hiburan dan Rileks, Internasional, IPTEK dan Kesehatan Harian Riau Mandiri dan Riau Express.
Sejak tahun 2003 hingga awal 2005 menjadi Wakil Redaktur Pelaksana (Waredpel) harian Riau Express. Tahun 2005 dipercaya menjadi Kabiro Riau Mandiri di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Awal 2007 menjadi Redaktur Harian Metro Riau. Tahun 2008-sekarang menjadi wartawan Mingguan Sinar. Sejak tahun 2002 hingga saat ini menjadi Guru SD di Yayasan Kristen Kalam Kudus Pekanbaru. Menjadi penanggung jawab majalah dinding dan Ketua Sanggar Seni Kemilau Kalam Kudus Pekanbaru. Kepala Biro (Kabiro) Humas Partai Indonesia Baru (PIB) Pekanbaru (2006-2007). Ketua Partai PNI Massa Marhaen Kota Pekanbaru (2008). Tahun 2009 ikut menjadi Caleg DPRD Kota Pekanbaru dari Partai Merdeka. Tahun 2009 Pengurus Mahkamah Adat Bineka Tunggal Ika Provinsi Riau.
Karya-karyanya berupa cerpen, puisi, artikel sosial dan essay kebudayaan telah diterbitkan di sejumlah media massa, antara lain, Riau Pos, Majalah Budaya Sagang, Riau Mandiri, Riau Express, Metro Riau dan Bahana Mahasiswa Unri.
Selain itu, pernah memenangkan sayembara penulisan Kritik Sastra di Dewan Kesenian Riau sebagai Juara III (2001) dengan judul kritik: “Reformasi Pelacur” dalam karya Eddy Ahmad RM. Mengikuti berbagai diklat, seminar dan diskusi sastra, masalah lingkungan dan sosial politik.
Karya-karya yang telah dibukukan berupa: Antologi Puisi “Lima Wajah” (Unri Press 2002). Antologi Cerpen “Terbang Malam” (Yayasan Sagang, Pekanbaru 2002). Antologi Puisi Rohani (Tirta Kencana 2004) dan Antologi Cerpen “Satu Abad Cerpen Riau” (Yayasan Sagang 2004), Penyusun Buku Kumpulan Puisi “Kemilau Emas di Bangku Sekolah” (Yayasan Kalam Kudus Indonesia 2006), Penyusun Buku Antologi Cerita dan Puisi “Fajar Gemilang di Bangku Sekolah” (Yayasan Kalam Kudus Indonesia 2007), Penyusun Buku Antologi Cerita dan Puisi “Mutiara Berkilau Terangi Masa Depan” (Yayasan Kalam Kudus Indonesia 2008).
Menjadi editor sejumlah buku, di antaranya: “Etnis Cina: Antara Mengangkat Batang Terendam dan Lahan Pemerasan” (Nyoto, Unilak Press 2002), “Rekonstruksi Problematika Minoritas Tionghoa di Indonesia: Berbagai Kasus, Inpres, Keppres, Undang-undang dan Peraturan Diskriminasi” (Nyoto, Unri Press 2002), “Si Anak Tiri Republik: Fenomena Kehidupan Sosial Politik” (Nyoto, Unri Press 2005).
Diposting oleh http://erwin.com di 18.50 0 komentar
Minggu, 15 Maret 2009
Kisi-Kisi Soal Kelas V
Bacalah wacana berita ini!
Kadis Pendidikan Pekanbaru Silaturahmi dengan
Guru SD Se-Kecamatan Limapuluh
Guru SD Se-Kecamatan Limapuluh
Silaturahmi sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Drs.H. Yuzamri Yakub, M.Pd yang baru kepada kalangan guru TK dan SD se-Kecamatan Limapuluh merupakan kunjungan pertama kali sebagai kepala dinas yang baru, Kamis (22/1) lalu di aula Sekolah Kalam Kudus Pekanbaru. Acara silaturahmi ini juga dihadiri para Kabid dan Kasi di jarajaran Dinas Pendidikan Pekanbaru.
Aula Sekolah Kalam Kudus yang berkapasitas 800-an tempat duduk ini dibanjiri para kepala sekolah dan guru TK dan SD se-Kecamatan Limapuluh. Sekolah yang ada di Kecamatan Limapuluh ini terdiri dari 20 unit TK, 20 unit SD, 7 unit SMP, 3 unit SMA dan 1 unit SMK.
Dalam memimpin dunia pendidikan, Yuzamri Yakub terkenal berdisiplin yang tinggi. Sebab dari Beberapa pengakuan guru dan Kepala SD Kalam Kudus, bahwa Kadis Pendidikan Pekanbaru ini berdisiplin yang tinggi.
"Pak Yuzamri Yakub sangat menghargai waktu. Beliau bekerja dengan penuh senyuman dan tanggung jawab. Bahkan tidak jarang beliau melakukan Sidak ke sekolah-sekolah," kata Kepala SD Kalam Kudus Pekanbaru, Nelson Pasaribu, BA.
Pada kesempatan itu, Yuzamri Yakub menerima kenang-kenangan buku hasil karya reatif siswa SD Kalam Kudus Pekanbaru, di antaranya "Kemilau Emas di Bangku Sekolah", Fajar Gemilang di Bangku Sekolah", Mutiara Berkilau Terangi Masa Depan" dan buku teknologi komputer "Membuat Blog dengan Blogger.Com" yang dihasilkan Teresa Pranyoto yang mendapat penghargaan rekor MURI beberapa waktu lalu.
(Dikutip dari majalah Sinar
1. Pertanyaan di manakah
2. pertanyaan siapakah
3. pertanyaan apakah
4. Penggunaan imbuhan me-
5. Membaca memindai
6. drama
7. Watak sebuah cerita
8. latar sebuah cerita
9. tokoh utama sebuah cerita
10. membaca jadwal perjalanan
11. Laporan
12. Pengertian sutradara
13. Melengkapi percakapan
14. penggunaan tanda titik dua
15. pendapat, saran dan alas an
16. amanat puisi
17. tema puisi
18. penggunaan tanda koma
19. pengertian alur
20. mengubah drama menjadi cerita
Aula Sekolah Kalam Kudus yang berkapasitas 800-an tempat duduk ini dibanjiri para kepala sekolah dan guru TK dan SD se-Kecamatan Limapuluh. Sekolah yang ada di Kecamatan Limapuluh ini terdiri dari 20 unit TK, 20 unit SD, 7 unit SMP, 3 unit SMA dan 1 unit SMK.
Dalam memimpin dunia pendidikan, Yuzamri Yakub terkenal berdisiplin yang tinggi. Sebab dari Beberapa pengakuan guru dan Kepala SD Kalam Kudus, bahwa Kadis Pendidikan Pekanbaru ini berdisiplin yang tinggi.
"Pak Yuzamri Yakub sangat menghargai waktu. Beliau bekerja dengan penuh senyuman dan tanggung jawab. Bahkan tidak jarang beliau melakukan Sidak ke sekolah-sekolah," kata Kepala SD Kalam Kudus Pekanbaru, Nelson Pasaribu, BA.
Pada kesempatan itu, Yuzamri Yakub menerima kenang-kenangan buku hasil karya reatif siswa SD Kalam Kudus Pekanbaru, di antaranya "Kemilau Emas di Bangku Sekolah", Fajar Gemilang di Bangku Sekolah", Mutiara Berkilau Terangi Masa Depan" dan buku teknologi komputer "Membuat Blog dengan Blogger.Com" yang dihasilkan Teresa Pranyoto yang mendapat penghargaan rekor MURI beberapa waktu lalu.
(Dikutip dari majalah Sinar
1. Pertanyaan di manakah
2. pertanyaan siapakah
3. pertanyaan apakah
4. Penggunaan imbuhan me-
5. Membaca memindai
6. drama
7. Watak sebuah cerita
8. latar sebuah cerita
9. tokoh utama sebuah cerita
10. membaca jadwal perjalanan
11. Laporan
12. Pengertian sutradara
13. Melengkapi percakapan
14. penggunaan tanda titik dua
15. pendapat, saran dan alas an
16. amanat puisi
17. tema puisi
18. penggunaan tanda koma
19. pengertian alur
20. mengubah drama menjadi cerita
Diposting oleh http://erwin.com di 01.38 0 komentar
Sabtu, 14 Maret 2009
Langganan:
Postingan (Atom)



